Eksistensi Feminisme Mesir dan Transformasi Gerakan Perempuan di Indonesia

Author
Muhammad Fahmi Ilmy

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Abstract

Islamic feminism becomes an interesting issue when there are injustice and inequality in the functions and structures of life. The Egyptian state is part of the Middle East which inspired the reformist movement pioneered by Zainab Al Ghazali (1917-2005) by prioritizing preaching, social and political approaches. Given the organization view, there is support for the direction of the Indonesian women's movement to contribute to the country. The purpose of this research is to examine Islamic feminism in Egypt and to find out the direction of the Indonesian women's movement. This research uses qualitative research with a book-based literature study approach, official institution reports, and journals. The results showed that Islamic feminism in Egypt was oriented towards the socio-political field through preaching activities on the occurrence of injustice and differences in political views. Meanwhile, the direction of the Indonesian movement at the same time uses organized women through Aisyiyah and Muslimat with educational, economic, social, health and religious approaches that aim to seize independence and fill it up to this day. The implication is that the Islamic feminism movement, both in Egypt and Indonesia, have the same premise as an effort for the existence of women to contribute to life.

Keywords
Feminism
Woman
Movement
Islam

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Fahmi Ilmy, M. (2020). Eksistensi Feminisme Mesir dan Transformasi Gerakan Perempuan di Indonesia. Al-Maiyyah: Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 13(2), 146-157. https://doi.org/10.35905/al-maiyyah.v13i2.725
References
Aditya Perdana & Delia Wildianti (2019). Gerakan Perempuan Politik Setelah 20 Tahun Reformasi di Indonesia. Jurnal Perempuan, 24(1), 43-52.
Ahdar, Djamaluddin. (2015). Gender Dalam Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Al-Maiyyah: Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 8(1), 1-26.
Burhanuddin, J. (2002). Ulama Perempuan Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Elly, M. Setiadi. (2013) Pengantar Sosiologi Politik. Cet.II. Jakarta: Kharisma Putra Utama.
Fitriyah. (2017). Kesetaraan Gender Menurut Zainab Al-Ghazali (Studi Analisis Tafsir Nazharat Fi Kitabillah. Tesis: Program Studi Ilmu Agama Islam Pascasarjana Institut Ilmu Al-Qur`an. Jakarta: PTIQ.
Gaus, Gerald F. & Kukathas, Chandran. (2012). Handbook Teori Politik. Bandung: Penerbit Nusa Media.
Ida HA, Siti K & Endah RC. (2018). Sejarah Feminisme Indonesia Dalam Lintasan. Temali: Jurnal Pembangunan Sosial, 1(2), 140-143.
Ihromi. (1995). Kajian Wanita dalam Pembangunan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Indira, Fatra Deni P. (2018). Gender di Dunia Islam. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 5(5), 40-53.
Isnaeniyah, Erni. (2017). Partisipasi Politik Perempuan Islam Indonesia Dalam Tradisi “NU”. Religious: Jurnal Agama dan Lintas Budaya, 2(1), 154-168.
Jamilah, Maryam. (2017). Ketidaksetaraan Gender Perempuan Mesir di Bidang Politik Pasca Arab Spring 2011. Buana Gender, 2(2), 149-163
Karim, Abdul. (2014). Kerangka Studi Feminisme (Model Penelitian Kualitatif Tentang Perempuan Dalam Koridor Sosial Keagamaan). Fikrah, 2(1), 57-73.
Lovenduski, Joni. (2008) Politik Berparas Perempuan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
Maula, Bani Syarif. (2019). Indonesian Muslim Women In Contemporary Political Contestations: Challenges to Gender Mainstreaming Policy In The 2019 Elections. Al-Tahrir, 19(2), 195-217
Mulki, Muhamad Asrory. (2012). Gerakan Agama dan Politik di Mesir: Refleksi atas Ikhwan Al Muslimin dan Revolusi Pemuda Tahrir Square di Kairo. Ilmu Ushuluddin, 1(3), 219-282
Natardi, Ali Hamzah & Doli Witro. (2020). Pemikiran Islam Kontemporer Tentang Reposisi Kesetaraan Gender Dalam Perspektif Al-Quran. Jurnal Al-Maiyyah: Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 13(1), 64-76
Nura’ini, Dyah Siti. (2013). Corak Pemikiran dan Gerakan Aktivis Perempuan (Melacak Pandangan Keagamaan Aisyiyah Periode 1917–1945). Profetika: Jurnal Studi Islam, 14(2), 125 – 138.
Nurbaeti. (2018). Menelusuri Konsep Gender Dalam Al-Qur’an. Al-Maiyyah: Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 11(2), 252-277
Nurus, Shalihin & Firdaus. (2019). Transformasi Gender: Strategi Pembebasan Perempuan dari Jerat Pembangunan dan Kapitalisme. SAWWA: Jurnal Studi Gender, 14(1), 109-140.
Rahim, Abdul. (2016). Peran Kepemimpinan Perempuan Dalam Perspektif Gender. Jurnal Al-Maiyyah: Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 9(2), 268-295.
Rahman, Mohammad Taufiq. (2010). Social Justice in Western and Islamic Thought: A Comparative Study of John Rawl's and Sayyid Qutb's Theories of Social Justice. Dissertasi. Jabatan Akidah dan Pemikiran Islam, Akademi Pengajian Islam, Universiti Malaya. Kuala Lumpur: Universiti Malaya.
Rasyidin & Fidhia Aruni. (2013). Gender Dan Politik: Keterwakilan Wanita Dalam Politik. Sulawesi: Unimal Press
Rokhmansyah, Alfian. (2016). Pengantar Gender Dan Feminisme: Pemahaman Awal Kritik Sastra Feminisme. Yogyakarta: Penerbit Garudhawaca.
Roviana, Sri. (2014). Gerakan Perempuan Nahdlatul Ulama dalam Transformasi Pendidikan Politik. Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 403-424.
Setiawan, Eko. (2019). Studi Pemikiran Fatima Mernissi tentang Kesetaraan Gender dan Diskriminasi terhadap Perempuan dalam Panggung Politik. Yinyang: Jurnal Studi Islam, Gender dan Anak,14(2), 221-244)
Vera Pasaribu. (2017) Perempuan dan Pembangunan Nasional. Medan: Universitas HKBP Nomenssen
Wirianto, Dicky. (2020). Potensi Perempuan Aceh dalam Pendidikan. Jurnal Al-Maiyyah: Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 13(1), 26-37
World Economic Forum. (2015). The Global Gender Gap Report (2015). World Economic Forum
Yasmine, Shafira Elnanda. (2012). Arab Spring: Islam Dalam Gerakan Sosial dan Demokrasi Timur Tengah. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 28(2), 106-113.