Keluarga Nelayan dan Budaya Sibaliparri’: Menyingkap Relasi Kesetaraan Gender dalam Masyarakat Mandar

Author
Mahyuddin Mahyuddin
Muh. Wahyuddin
Wahyuni Wahyuni

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Abstract

This study aims to explain the relation of gender equality in distributing of role between man and woman in the cultural Siballiparri’ of fishing families in Mandar community. This type research is a qualitative decriptive which takes place in Campalagian, Polewali Mandar West Sulawesi Indonesia. Data collection techniques are observation, in-depth interviews, and documentation. The results of this study indicate that there were mutual awareness between the husband and wife where they develop mutual understanding, sympathy, respect and help each other in fulfilling the need of their family life.  Siballiparri’ is understood and created on the basis of an agreement, partnership or equality, between men and women to meet the economic needs of a household. They understand their roles and responsibilities regarding both material and spiritual needs for the unity of a household.

Keywords
Fishing Family
Cultural Sibaliparri’
Gender Equality
Mandar Community

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Mahyuddin, M., Wahyuddin, M., & Wahyuni, W. (2020). Keluarga Nelayan dan Budaya Sibaliparri’: Menyingkap Relasi Kesetaraan Gender dalam Masyarakat Mandar. Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 13(1), 77-89. https://doi.org/10.35905/al-maiyyah.v13i1.715
References
Abidin, Z. (2017). Kesetaraan Gender dan Emansipasi Perempuan dalam Pendidikan Islam. Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan, 12(01), 1–17.
Azizah, N. (2013). Dilema Demokrasi Liberal : Hambatan Normatif, Institusional dan Praktikal dalam Pemberlakuan Kuota Perempuan di Indonesia”. In Belajar dari Politik Lokal (pp. 62–64). Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.
Azizi, A., Hikmah, H., & Pranowo, S. A. (2017). Peran Gender dalam Pengambilan Keputusan Rumah Tangga Nelayan di Kota Semarang Utara, Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 7(1), 113–125.
Chaerunnisyah, I. (2016). Persepsi Masyarakat terhadap Kesetaraan Gender di Desa Buku Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat. Univeritas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Fadli, Y. (2018). Islam, Perempuan dan Politik: Argumentasi Keterlibatan Perempuan dalam Politik di Indonesia Pasca Reformasi. Journal of Government and Civil Society, 1(1), 41–63.
Jusuf, M. (2016). Dinamika Budaya Sibaliparriq pada Masyarakat Mandar (Studi kasus di Desa Tammejarra Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar). Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Latief, A., Maryam, S., & Yusuf, M. (2019). Kesetaraan Gender dalam Budaya Sibaliparri Masyarakat Mandar. Pepatudzu: Media Pendidikan Dan Sosial Kemasyarakatan, 15(2), 160–173.
Lotulung, L. J., & Mulyana, D. (2018). Perempuan Dalam Politik di Sulawesi Utara. Sosiohumaniora, 20(2), 138–144.
Mahyuddin. (2017). The Role of Social Capital Local Community in Multicultural Society Integration Process in Polewali, West Sulawesi. In International Conference: Universal Academic Cluster (UAC -2017),March 23-24 , 2017, Bangkok, Thailand (Vol. 1, p. 71).
Mahyuddin Mustary, Emilia, M., & Nisar, N. (2019). The Power of Emak-Emak: Perempuan dalam Pusaran Kampanye Politik Pemilihan Presiden 2019. Al-Maiyyah, 2(2020), 1–15.
Mardiyah, M. (2017). Peran Perempuan Pandulung dalam Pemberdayaan Ekonomi Pesisir di Ujung Lero Kabupaten Pinrang. AL-MAIYYAH: Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 10(2), 210–233.
Murata, S. (1999). The Tao of Islam : Kitab Rujukan tentang Relasi Gender dalam Kosmologi dan Teologi Islam. Bandung: Mizan.
Nayyirah, N. (2016). Pola Pembagian Peran Berdasarkan Gender Dalam Kehidupan Ekonomi Rumah Tangga Masyarakat Nelayan Desa Puger Wetan Dan Puger Kulon, Kabupaten Jember. Universitas Brawijaya.
Nindito, S. (2013). Fenomenologi Alfred Schutz: Studi tentang Konstruksi Makna dan Realitas dalam Ilmu Sosial.
Pandiangan, L. V. (2017). Perempuan Politisi Minangkabau Dalam Dunia Politik: Studi Tentang Alasan Perempuan Memaknai Politik. Jurnal Politik Muda, 6(2), 148–155.
Priandi, R., & Roisah, K. (2019). Upaya Meningkatkan Partisipasi Politik Perempuan dalam Pemilihan Umum. Pembangunan Hukum Indonesia, 1, 106–116.
Puspitawati, H. (2010). Gender dan Keluarga: Konsep dan Realita di Indonesia. Bogor: IPB Press (Kampus IPB Taman Kencana Bogor.
Ramlan, M. (2017). Konsep Sibaliparriq Masyarakat Nelayan terhadap Peningkatan Pendapatan Keluarga dalam Perspektif Ekonomi Islam di Desa Pambusuang Kec. Balanipa Kab. Polewali Mandar. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Ritzer, G., & Goodman, D. J. (2009). Teori Sosiologi, dari teori sosiologi klasik sampai perkembangan mutakhir teori sosial post modern, terj. Nurhadi, Yogyakarta: Kreasi Wacana.
Sakina, A. I. (2017). Menyoroti Budaya Patriarki di Indonesia. Share: Social Work Journal, 7(1), 71–80.
Satria, A. (2015). Pengantar sosiologi masyarakat pesisir. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Schutz, A. (1970). Alfred Schutz on phenomenology and social relations (Vol. 360). University of Chicago Press.
Soekanto, S., & Sulistyowati, B. (2013). Sosiologi Suatu Pengantar (Edisi Revisi). Jakarta: RajaGrafindo Persada Jakarta.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanto, A., Wahyuni, M., Muharram, B., Asdar, M. T., Nasrullah, N., Karim, P. A., … Imran, M. A. (2020). Biografi Tokoh-Tokoh Sosiologi Klasik sampai Postmodern. Parepare: IAIN Parepare Nusantara Press.
Susanto, N. H. (2015). Tantangan mewujudkan kesetaraan gender dalam budaya patriarki. Muwazah: Jurnal Kajian Gender, 7(2), 120–130.
Susilo, R. K. (2016). Tokoh Sosiologi Modern, Boigrafi Peletak Sosiologi Modern. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Sutarto, D. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Berbasis Keluarga Perspektif Gender. Jurnal Trias Politika, 2(2).
Syamsiyah, D. (2015). Perempuan dalam Tantangan Pendidikan Global: Kontribusi Kaum Perempuan dalam Mewujudkan Millenium Development Goals. PALASTREN Jurnal Studi Gender, 8(2), 225–242.
Turner, R. H. (2006). Role Theory. Handbook of Sociological Theory, 233.
Yeni, S. E. (2017). Perempuan Berdaya Tawar: Tantangan dan Peluang Partisipasi Politik Perempuan. AGENDA: Jurnal Analisis Gender Dan Agama, 1(1).
Zubaedah, S. (2010). Mengurai problematika gender dan agama. Yin Yang, 5(2).