Perlindungan Perempuan Melalui Perjanjian Pra Nikah (Respon Terhadap Isu Hukum dan Gender)

Author
Muhammad Ngizzul Muttaqin
Miftah Rosadi

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Abstract

Facing problem and misunderstanding in family becomes a necessity and humane. The goal of harmonious and happy family is a necessity and an order from the law. One of the mandates given by the law in order to overcome problems in the household is the “marriage agreement”. In the contemporary era, marriage agreements are needed in order to protect the interests of women. Where women in contemporary gender issues have the same roles and abilities as men. This study uses descriptive-qualitative analysis through library research, where this paper seeks to reveal the importance of prenuptial agreements as an effort to protect women’s interest in response to contemporary law and gender issues. The findings in this study indicates that women’s protection can be minimized and anticipated by prenuptial agreements. While in legal and gender issues, prenuptial agreements can be done before and after marriage to regulate all the things needed by both parties eliminate discrimination and oppression of women.

Keywords
Marriage Agreement
Protection of Women
Law
Gender

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Muttaqin, M. N., & Rosadi, M. (2020). Perlindungan Perempuan Melalui Perjanjian Pra Nikah (Respon Terhadap Isu Hukum dan Gender). Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 13(1), 51-63. https://doi.org/10.35905/al-maiyyah.v13i1.709
References
Abdul Manan. (2013). Aneka Masalah Hukum Material Dalam Praktek Peradilan Agama. Pustaka Bangsa.
Co, F. (2019). Hajar Istri, Pria di Trenggalek Terancam 5 Tahun Bui. Mei 21, 18.24 WIB.
D’Jam’an Satori. (2011). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Dyah Ochtarina Susanti. (2018). Perjanjian Kawin Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Bagi Pasangan Suami Istri (Perspektif Maqashid Syari’ah). Ulul Albab: Jurnal Studi Dan Penelitian Hukum Islam, 1(2), 4–5.
Erica Ruth Amelia Sinurat. (2017). Eksistensi Perjanjian Pranikah Dalam Pembagian Harta Menurut Undang-undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974. Lex Privatum, V(7), 56.
Fikri. (2019). Fleksibilitas Hak Perempuan Dalam Cerai Gugat di Pengadilan Agama Parepare. AL-MAIYYAH: Jurnal Media Transfprmasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 12(1), 5.
Filma Tamengkel. (2015). Dampak Yuridis Perjanjian Pra Nikah (Prenuptial Agreement) Ditinjau Dari Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Jurnal Lex Privatum, II(1), 209.
Fretwell Wilso R. (2016). Reconceiving the Family (Critique on the American Law Institute’s Principles of the Law of Family Dissolution). Cambridge University Press.
Hilary M Lips. (2016). Sex & Gender an Introduction. Mayficld Publishing Company.
J. Andry Hartanto. (2017). Hukum Harta Kekayaan Perkawinan Menurut BW dan UU Perkawinan. Leksbang Pressindo.
Kristian Erdianto. (2017). Kaum Perempuan di Antara Budaya Patriarki dan Diskriminasi Regulasi. Kompas.Com, 08.48 WIB.
Linda L Lindsey. (2009). Gender Roles a Sociological Perspective. Prentice Hall.
Mukhtar. (2013). Metode Praktis Penelitian Deskriptif Kualitatif. Referensi.
Prawirohamidjojo R Soetojo. (2006). Pluralisme Dalam Perundang-undangan Perkawinan di Indonesia. Airlangga University Press.
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII.2015.
Qodry Azizi. (2010). Efektivitas Hukum Nasional. Gama Media.
Rahel Nalda. (2019). Menteri PPPA: Masih Banyak Kekerasan Diskriminasi Terhadap Perempuan di 2019. Kamis 19 Desember Detiknews, 11.39 WIB.
Sarifa Suhra. (2013). Kesetaraan Gender Dalam Perpektif Al-Qur’an dan Implikasinya Terhadap Hukum Islam. Jurnal Al-Ulum, 13(2), 377–378.
Sulaiman, S. (2017). Suami Protes Karena Kerap Memberi Nafkah Pada Orang Tua. Selasa, 13 Juni Detik.Com., 16.15 WIB.
Sunuwati. (2017). Transformasi Wanita Karir Perspektif Gender Dalam Hukum Islam (Tuntutan dan Tantangan Pada Era Modern). An-Nisa’: Jurnal Kajian Gender Dan Anak, 12(2), 109–111.
TribunWOW. Com. (2018). Survei Mengungkap Pria Lebih Banyak Berselingkuh Dibanding Wanita, Ahli Menjawab Alasannya. Jum’at, 12 Oktober 17.45.
Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.
Yasin Yusuf Abdillah. (2017). Perjanjian Perkawinan Sebagai Upaya Membentuk Keluarga Bahagia (Tinjauan Maqashid Asy-Syari’ah. Al Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 10(2), 165, 171–172, 172.