Relevansi Kesetaraan Gender dan Peran Perempuan Bekerja terhadap Kesejahteraan Keluarga di Indonesia (Perspektif Ekonomi Islam)

Author
Putri Dyah Ayu Fitriyaningsih
Fita Nurotul Faizah Munawan

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Abstract

This study aims to identify problems related to the relevance of gender equality and the status of working women to family welfare in Indonesia based on an Islamic economic perspective. This study uses descriptive qualitative research methods with secondary data provided is documentation. The results of this study indicates that there is no dichotomy of public space for women and men in work. Both have the same rights and obligations. Islam as a religion rahmatan lil alamin also expressly explains about human freedom to work and cooperate in "amar ma'ruf nahi munkar". In addition, within the scope of statehood in Indonesia, attention to equality of rights and obligations to work is also regulated in Law No. 13 of 2003 concerning employment. Gender equality in this work provides opportunities for women to participate in meeting the family economy. So that it will directly change the source of household income which initially only 1 (one) source, that is husband, becomes 2 (two) sources, namely husband and wife. The establishment of synergy between men and women in the domestic and public sectors, will improve family welfare, both material (financial) and non-material.

Keywords
Gender
Women Works
Welfare

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Fitriyaningsih, P. D. A., & Munawan, F. N. F. (2020). Relevansi Kesetaraan Gender dan Peran Perempuan Bekerja terhadap Kesejahteraan Keluarga di Indonesia (Perspektif Ekonomi Islam). Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender Dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 13(1), 38-50. https://doi.org/10.35905/al-maiyyah.v13i1.703
References
Adinugraha, H. H., Maulana, A. S., & Sartika, M. (2018). Kewenangan dan Kedudukan Perempuan dalam Perspektif Gender: Suatu Analisis Tinjauan Historis. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender, Vol. 17 No(1), 42. https://doi.org/10.24014/marwah.v17i1.4515
Effendi, P., & Ratnasari, D. (2018). Kesetaraan Gender dalam Prespektif Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik, Vol. 7 No.(2).
Fakih, M. (2006). Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fana, F., & Jaya Rosita, M. (2018). Stereotip Gender Perempuan Pada Masyarakat Desa Klepu Kecamatan Sudimoro Pacitan. In Prosiding Semnas PPM 2018 (Vol. 1, Issue 1).
Hasan Aedi. (2011). Teori dan Aplikasi ekonomi pembangunan perspektif islam sebuah studi komparasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Khusnul Khotimah. (2009). Diskriminasi Gender Terhadap Perempuan dalam Sektor Pekerjaan | Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak. Yinyang, Jurnal Studi Islam, Gender Dan Anak, Vol. 4 No. http://ejournal.iainpurwokerto.ac.id/index.php/yinyang/article/view/226
M. Quraish Shihab. (2013). Membincang persoalan Gender. Semarang: Rasail Media Group.
Magdalena, R. (2018). Kedudukan Perempuan Dalam Perjalanan Sejarah (Studi Tentang Kedudukan Perempuan dalam Masyarakat Islam). Harakat An-Nisa: Jurnal Studi Gender Dan Anak, Vol 2 No. (01).
Marzuki. (2015). Kajian Awal Tentang Teori-Teori Gender. Jurnal Civics - Media Kajian Kewarganegaraan, 4(2). https://doi.org/10.21831/civics.v4i2.6032 (Vol. 4 No. 2)
Mazaya, V. (2014). Kesetaraan Gender Dalam Perspektif Sejarah Islam. Saw.wa: Jurnal Studi Gender, 9(2), 323. https://doi.org/10.21580/sa.v9i2.639 (Vol. 9 No. 2)
Melis. (2017). Relevansi Peran Gender dan Kontribusi Ekonomi Perempuan untuk Mencapai Falah dalam Rumah Tangga | An Nisa’a. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/annisa/article/view/1506
Mujahidah. (2017). Dinamika Gender dan Peran Perempuan dalam Ekonomi Keluarga | Al-Ulum. Al- Ulum, Vol 10. No. https://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/au/article/view/9
Purwana, A. E. (2014). Kesejahteraan Dalam Perspektif Ekonomi Islam. Justicia Islamica, 11(1). https://doi.org/10.21154/justicia.v11i1.91 (Vol 11 No. 1)
Puspitawati, H. (2013). Konsep, Teori dan Analisis Gender. Bogor: Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor.
Puspitosari, H., & Maharani, A. E. P. (2014). Pengarusutamaan Gender di Bidang Ketenagakerjaan. Jurnal Ratu Adil, Vol 3 No. (1).
Santrock, J. . (2002). Life Span Development : Perkembangan Masa Hidup. Jakarta: Erlangga.
Semaun, S. (2018). Eksistensi Koperasi Wanita dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat. Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan, Vol. 11 No (2), 189–213. https://doi.org/10.35905/almaiyyah.v11i2.654
Shadily, J. M. E. dan H. (1983). Kamus Inggris Indonesia. Jakarta: Gramedia.
Suardi, S. (2016). Implikasi Sosial Diskriminasi Gender (Studi tentang Gender di Kampung Bungung Katammung Kabupaten Bantaeng. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, Vol 1 No. (1), 41–45. https://doi.org/10.17977/um021v1i12016p041
UU No.13 Thn 2003 - Ketenagakerjaan. (n.d.). Retrieved February 29, 2020, from http://hukum.unsrat.ac.id/uu/uu_13_03.htm
Yusrini, B. A. (2017). Tenaga Kerja Wanita dalam Perspektif Gender di Nusa Tenggara Barat. Al-Maiyyah : Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 10(1), 115–131. https://doi.org/10.35905/almaiyyah.v10i1.452
Zuhdi, S. (2019). Membincang Peran Ganda Perempuan dalam Masyarakat IndustRI. Jurnal Jurisprudence, Vol. 8 No. (2), 81–86. https://doi.org/10.23917/jurisprudence.v8i2.7327